Kerjasama Universitas Malikussaleh dan UNIKI Bireuen: Gelar Training Legal Drafting untuk Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Hukum

Kerjasama antarperguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan terus dilakukan sebagai bentuk penguatan kompetensi akademik mahasiswa di era modern.

Salah satu bentuk kolaborasi tersebut terlihat dalam kegiatan Training Legal Drafting yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh bersama Fakultas Hukum Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen pada Sabtu, 23 Mei 2026. Pemerintah Tetapkan Idul Silaturahmi Wakil Gubernur Perubahan iklim 2026 Di Tengah Konflik

Kegiatan yang berlangsung di Aula Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh tersebut mengangkat tema “Membentuk Mahasiswa Hukum yang Kompeten dalam Penyusunan Dokumen Hukum yang Profesional dan Berkualitas.”

Acara berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB dan diikuti oleh mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh serta mahasiswa Fakultas Hukum UNIKI Bireuen.

Pelatihan ini menjadi salah satu kegiatan akademik penting dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa hukum, khususnya dalam penyusunan berbagai dokumen hukum profesional yang sangat dibutuhkan di dunia kerja dan praktik hukum modern.

Kerjasama Akademik antara Universitas Malikussaleh dan UNIKI Bireuen membangun Sinergi antar Perguruan Tinggi.

Selain kerjasama antara Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh dan Fakultas Hukum UNIKI Bireuen menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan hukum di Aceh.

Melalui kegiatan akademik bersama, kedua institusi berupaya menciptakan mahasiswa hukum yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dalam bidang hukum.

Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang profesional, kompeten, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di bidang hukum.

Pentingnya Legal Drafting bagi Mahasiswa Hukum, maka Legal drafting itu merupakan kemampuan penting yang wajib dimiliki oleh mahasiswa hukum.

Selain kemampuan menyusun dokumen hukum secara tepat, sistematis, dan profesional menjadi salah satu kompetensi utama dalam dunia praktik hukum.

Dokumen hukum seperti,Kontrak dan perjanjian, Gugatan hukum, Surat kuasa, Legal memorandum, Nota hokum, dan Dokumen litigasi dan nonlitigasi. Disamping itumemerlukan pemahaman mendalam mengenai teknik penyusunan hukum yang benar sesuai kaidah hukum nasional.

Tema Training Legal Drafting 2026 membentuk Mahasiswa Hukum yang Kompeten, Namun Tema pelatihan ini  diangkat untuk mencerminkan komitmen kedua fakultas hukum dalam meningkatkan kualitas lulusan perguruan tinggi.

Mahasiswa hukum saat ini dituntut untuk, memiliki kemampuan analisis hukum, menguasai teknik penyusunan dokumen hukum, memahami praktik hukum profesional, dan mampu menyusun dokumen secara sistematis dan berkualitas.

Disamping pelatihan ini diharapkan menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia profesi hukum. Narasumber atau pemateri sangat Profesional yaitu Dekan Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten dari Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, di antaranya, Prof. Dr. Faisal, S.Ag., S.H., M.Hum.

Selain selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, beliau juga menyampaikan pentingnya penguasaan legal drafting sebagai salah satu keterampilan utama bagi mahasiswa hukum di era modern.

Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa mahasiswa hukum harus mampu, menyusun dokumen hukum profesional, memahami aspek yuridis secara mendalam, menguasai teknik bahasa hokum, dan menyesuaikan dokumen dengan kebutuhan praktik hukum

Beliau juga menekankan bahwa kualitas dokumen hukum sangat menentukan keberhasilan proses hukum di lapangan.

Wakil Dekan bidang Akademik Prof. Dr. Malahayati, S.H., LL.M., sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik, beliau menjelaskan mengenai, prinsip dasar legal drafting, teknik penyusunan dokumen hokum,struktur dan sistematika dokumen hokum.

Menurutnya, legal drafting tidak hanya membutuhkan kemampuan menulis, tetapi juga pemahaman hukum yang kuat serta kemampuan berpikir kritis dan sistematis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *